Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label experience

Anak- Anak Negeri, Dari Timur Kami Berbicara

Mereka butuh tuntunan bukan tuntutan Bukan pula pukulan hanya pengertian Sebab kita punya hati bukan untuk menyakiti Mereka adalah anak-anak saya, di sana saya dipanggil ibu guru. Walaupun di awal jumpa kami saya telah memperkenalkan diri sebagai seorang kakak. Mungkin kebiasan di sekolah telah menobatkan saya sebagai seorang ibu guru. Dan itu cukup membanggakan untuk saya pribadi. Seiring berjalanya waktu, rasa itu tumbuh. Rasa untuk disayangi dan menyayangi. Mereka anak yang baik namun tidak benar-benar baik menyuarakan suara hati. Saat mereka bermain dan lupa akan waktu, sebuah teriakan peringatan atau sesekali sebuah pensil melayang di kepala. Mungkin mereka akan belajar, meraka salah sebab terlalu beribut dan nakal. Tapi ingat mereka juga akan belajar saat orang nakal mereka akan berteriak atau memukul untuk memberi pelajaran. Yah kita pernah di posisi itu, hanya mengikuti apa yang diperintahkan dan meniru apa yang dilakukan orang dewasa. Mereka masih kecil un...

Mama

Mama By Nr.adh 17 Juli 2019 Kami terlahir dari perempuan sederhana Yang tak banyak berkeluh kesah Yang bangun untuk menjemput pagi Sehingga tak dipatuk ayam rezeki yang telah dijanji Dirimu Sesederhana angin beralun menjatuhkan daun-daun musim kemarau Cakapmu di pagi hari layaknya gemuruh di musim hujan yang selalu mengartikan rasa kasih Kami rindu percakapan di pinggiran jalan Dan saat jemarimu menyapu lembut rambut ini Dan aku teramat rindu saat musim penghujan Kita duduk menyelami cerita masa kecil ataupun bercanda gurau dibawah derasnya rintik air Dirimu dimakan usia Garis-garis di wajah terukir jelas menutupi kejayaan masa muda Namun tidak dengan hatimu yang masih tetap hangat seperti tempo dulu Aku ingin memelukmu, menciummu atau sekedar tidur dipangkuanmu Bercerita tentang hari dimana aku berpetualang dengan alunan dunia kejam Kau akan mendengar, selepasnya akan tersenyum dan berkata hal-hal yang menenangkan jiwa serta raga Bagiku kejamnya dunia t...

DIDIN, ADIK GUE

Didin, adik gue Tiiiiiiiittttttttt....  Hello everybody, Beberapa hari yang lalu, kira-kira tanggal 1 september adik gue ulang tahun yang ke-12.gue sebagai kakak Cuma bisa kasih doa untuk didin, adik gue . Karena dia-nya gak mau apa-apa. Doa gue simple koh, “ semoga didin jadi adik yang baik. Nanti kalau dapat uang dari bapak. Uangnya jangan lupa di tabung, tabungannya buat kakak yah, itu tandanya didin udah jadi adik yang baik.semoga di umur yang bertambah ini didin bisa lebih tua dari kakak. semoga gigi-nya didin bisa di sikat setiap pagi, didin gak tau kan gimana rasanya tidur sama didin yang giginya gak disikat, itu baunya mirip kentut loh. Akhir kata, semoga didin umurnya panjang sepanjang terusan zeus dan gak se-pendek langkah kaki. AMIN Kelihatan banget gue jadi kakak minta diazab sama adik. Tapi, gue jujur 1000%   ngomong gitu. Gak bohong kayak orang-orang yang kasih selamat dan bilang semoga umur panjang yahh, padahal dia berharap umur o...

17+08+45

17+08+45 Hay to hello.. Demi oksigen di atmosfer, saat ini gue masih hidup.. dan menikmati perayaan 17 agustus 2015, Dirgahayu Indonesia tercinta. Tidak terasa indonesia sudah merdeka 17+08+45 =70 tahun. Tidak lupa, gue sebagai anak bangsa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk pahlawan-pahlawan yang gagah berani membela indonesia. Sehingga saat ini, bangsa indonesia   sudah bebas dari penjajahan. Serta harapan kedepannya, bangsa indonesia menjadi bangsa yang lebih baik, menumpas para koruptor yang rakus akan uang, pembangunan di daerah terpencil semakin cepat, serta indonesia menjadi negara yang maju dan bebas dari kemiskinan. Sekedar saran dari anak bangsa yang unyu-unyu badai ini. Berilah koruptor-koruptor nasi beserta lauk-pauk sehingga mereka tidak memakan uang rakyat. Pembagunan di daerah terpencil semakin cepat sehingga Big Bang bisa konser di Atambua.*tampar beta biar sadar Kalau menyakut kemiskinan, doakan saya sebagai presiden perio...

Masa Expire Bungsu

Hai. Gue hampir lupa kalo hari ini posting. Untung ada temen gue yang baik sms gue Cuma buat ngucapin good night . Entah kenapa, hal itu mengingatkan gue kalo hari ini adalah hari minggu dan udah malem. Udah tiga minggu gak posting. Ceritanya sih persiapan ujian dan fokus ujian, tapi… gak tau lah. Yang penting buat gue, itu usaha gue, apapun hasilnya nanti. Sekarang udah bebas. Bebas apa? Bebas ngelingkarin tuh LJK. Udah bikin pensil cepet habis, tangan pegel, mata tambah minus dan dehidrasi. Ujung-ujungnya pas lihat nilai jadi depresi. Ya udahlah, yang mau gue bahas itu status bungsu gue, bukan LJK. Eh sob, lo tau gak? Bungsu juga bisa kadaluarsa! Iya, sama seperti mie instan. Kalo udah expayer pasti dibuang. Gue salut sama yang tetap makan. Bedanya, mie instan dibuang, kalo bungsu merasa terbuang. Kapan waktu itu tiba? Berdasarkan pengalaman gue sih… Tepat satu detik setelah keponakan pertama gue lahir. “Yu, ponakan kamu udah lahir” “...