Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label pengalaman

DIDIN, ADIK GUE

Didin, adik gue Tiiiiiiiittttttttt....  Hello everybody, Beberapa hari yang lalu, kira-kira tanggal 1 september adik gue ulang tahun yang ke-12.gue sebagai kakak Cuma bisa kasih doa untuk didin, adik gue . Karena dia-nya gak mau apa-apa. Doa gue simple koh, “ semoga didin jadi adik yang baik. Nanti kalau dapat uang dari bapak. Uangnya jangan lupa di tabung, tabungannya buat kakak yah, itu tandanya didin udah jadi adik yang baik.semoga di umur yang bertambah ini didin bisa lebih tua dari kakak. semoga gigi-nya didin bisa di sikat setiap pagi, didin gak tau kan gimana rasanya tidur sama didin yang giginya gak disikat, itu baunya mirip kentut loh. Akhir kata, semoga didin umurnya panjang sepanjang terusan zeus dan gak se-pendek langkah kaki. AMIN Kelihatan banget gue jadi kakak minta diazab sama adik. Tapi, gue jujur 1000%   ngomong gitu. Gak bohong kayak orang-orang yang kasih selamat dan bilang semoga umur panjang yahh, padahal dia berharap umur o...

KAKAK

KAKAK Kakak adalah saudara yang lebih tua yang berstatus anak kandung dari orang tua . Sebutan kakak berasal dari bahasa Melayu yaitu lebih mengacu kepada saudara perempuan yang lebih tua, panggilan kakak juga berlaku untuk seseorang bukan sedarah yang lebih tua atau dianggap lebih tua. Gue punya seorang kakak. Namanya Abdul kadir jaelani aka Aji aka Boy Bhatahambur. Usia kami berbeda satu tahun. Dan itu yang membuat kami sering memperebutkan sesuatu dan saling bertengkar. Catatan kami tidak pernah memperebutkan pasangan masing-masing. Alasan pertama, gue gak mungkin suka sama cewe-nya karena gue belum berubah haluan maupun tanda. Alasan kedua, karena gue jomblo sejati jadi gak ada yang perlu direbut dia dari gue. Waktu SD,sering atau always   berebut naik sepeda dan gue sebagai adik yang Lemah tak berdaya plus lebay pasti kalah telak. Tapi, gue gak kalah terus-menerus sebab ada air mata buaya gue yang bisa aja membujuk ibu untuk membantu gue bisa men...

Otoritas Tanpa Dasar

Hai. Gue lagi. Hari minggu lalu, aqueous humor yang ada di mata gue lagi bekerja keras memproduksi air mata (kebanjiran job). Jantung gue juga lagi maju mundur cantik dengan sangat cepat. Pikiran gue melayang-layang. Gue jadi gelisah, galau dan merana. Emang ada apa sih? GUE GAK DIKASIH IJIN PERGI KE PANTAI BARENG TEMEN-TEMEN SEKELAS. Why? Why? Why? “Mi, besok mau ke pantai sama temen-temen sekelas, bareng wali kelas juga. Boleh?” “Nggak” Jleb. Sakit hati gue. Tanya dulu kek, “Perginya naik apa?”, “Jam berapa?”, atau apa lah. Paling nggak ada alasannya kenapa gue gak boleh ikut. Ini nih penyebab pribadi kuper gue (cari kambing hitam). “Tapi, kan ada guru yang ikut” “Nggak, nggak, nggak. Nanti kamu di ajak kesana kesini. Bikin pikiran” Haah?! Alasan apa itu. Basi. Sumpah. Gue sebel banget, sampai malem itu gue gak makan. Eh, paginya kelaperan. Nyesel deh gue. Saran gue sob, kalo lo ngambek kayak gue, gak usah mogok makan, tapi mogok n...