Mama By Nr.adh 17 Juli 2019 Kami terlahir dari perempuan sederhana Yang tak banyak berkeluh kesah Yang bangun untuk menjemput pagi Sehingga tak dipatuk ayam rezeki yang telah dijanji Dirimu Sesederhana angin beralun menjatuhkan daun-daun musim kemarau Cakapmu di pagi hari layaknya gemuruh di musim hujan yang selalu mengartikan rasa kasih Kami rindu percakapan di pinggiran jalan Dan saat jemarimu menyapu lembut rambut ini Dan aku teramat rindu saat musim penghujan Kita duduk menyelami cerita masa kecil ataupun bercanda gurau dibawah derasnya rintik air Dirimu dimakan usia Garis-garis di wajah terukir jelas menutupi kejayaan masa muda Namun tidak dengan hatimu yang masih tetap hangat seperti tempo dulu Aku ingin memelukmu, menciummu atau sekedar tidur dipangkuanmu Bercerita tentang hari dimana aku berpetualang dengan alunan dunia kejam Kau akan mendengar, selepasnya akan tersenyum dan berkata hal-hal yang menenangkan jiwa serta raga Bagiku kejamnya dunia t...