Langsung ke konten utama

Andaikan dan Alangkah

bagaikan sebuah permohonan
Andaikan hanya kata yang berselimut kenyataan pahit
Sedangkan alangkah cuma kata yang tak ingin terkekang perih

Kita memang begitu
Telalu lama berseru
Hingga berkubang abu
Yang mungkintak bisa bersatu

Aku yang menanti
Kamu yang pergi
Dimana bisa bertepi
Di purnama yang ke berapa kali

Diami hati yang tak bertuan pun
Kau tak dapat sanggupkan
Mungkin aku yang sedang menentang takdir
Memintamu untuk hadir
Yang nyatanya hanya mimpi pahit
Dan benar-benar sakit

Tangerang Selatan, 28 September 2019; 15.06

dari selatan kita berasal
di selatan kita tak kunjung betemu
terdapat selat-selat yang memisahkan
mungkin begini kita selamanya terlambat
kau yang terlambat menyadari perasaan sendiri
atau aku yang terlambat menyadari untuk pergi

TS, 6 Okt 2019; 09.20

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanah Rantau

Bulan April datang Siapa paham itu hari malang Api menjalar waktu siang Semua lenyap tinggal ampas arang Perlahan-lahan makin jelas Tanah rantau memang keras Hidup di bangunan orang Bisa dirampas kala petang Gelap jadi makin pekat Tidak ada tawa di waktu padam Tidak ada cerita di waktu sunyi Hanya tangis, semua hilang Dinding kokoh jadi rapuh Di bawah kelabu makin jadi abu Runtuh ditinggal pergi jauh Tinggal puing ingatan semu Tempat dimana pernah ada kita anak-anak kecil yang bermain bersama Saya kembali Tapi hanya seorang diri

17+08+45

17+08+45 Hay to hello.. Demi oksigen di atmosfer, saat ini gue masih hidup.. dan menikmati perayaan 17 agustus 2015, Dirgahayu Indonesia tercinta. Tidak terasa indonesia sudah merdeka 17+08+45 =70 tahun. Tidak lupa, gue sebagai anak bangsa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk pahlawan-pahlawan yang gagah berani membela indonesia. Sehingga saat ini, bangsa indonesia   sudah bebas dari penjajahan. Serta harapan kedepannya, bangsa indonesia menjadi bangsa yang lebih baik, menumpas para koruptor yang rakus akan uang, pembangunan di daerah terpencil semakin cepat, serta indonesia menjadi negara yang maju dan bebas dari kemiskinan. Sekedar saran dari anak bangsa yang unyu-unyu badai ini. Berilah koruptor-koruptor nasi beserta lauk-pauk sehingga mereka tidak memakan uang rakyat. Pembagunan di daerah terpencil semakin cepat sehingga Big Bang bisa konser di Atambua.*tampar beta biar sadar Kalau menyakut kemiskinan, doakan saya sebagai presiden perio...

TIME IS NOT MONEY

Good evening my lovely readers! Sok inggris banget. Lo lagi bilang gitu kan? Hehe Udah lama banget ya gue gak jenguk si bebek, kalo Nur masih setia ngasih makan si bebek pake tulisan dia. Tadi siang gue baca buku pelajaran, tapi bukan materinya yang gue baca malah profil saintis, habisnya topik yang kayak gitu lebih menarik. Tau kan, weekend-nya jomblo kalo gak sama bantal ya sama buku. Profil para saintis yang udah gue baca emang semuanya mengagumkan, tapi yang satu ini yang memotivasi gue. Benjamin Franklin . Presiden Amerika ini hidup selama 84 tahun pada Abad ke-18. Gila! Dalam hidup manusia yang begitu singkat, dia bisa melakukan begitu banyak hal. Lo tau gak? Pasti gak tau. Hehe bercanda. Mr. Franklin ini adalah seorang jurnalis, penerbit, pengarang, filantrofis, abolisionis, pelayan masyarakat (pejabat), ilmuwan, diplomat, penemu, dan pemimpin revolusi Amerika. Yang lebih keren lagi, dia adalah kepala kantor pos pertama di Amerika...